Festival Literasi Pangkep 2026 Resmi Dibuka, Padukan Edukasi, Budaya, dan Pemberdayaan UMKM

 

PANGKEP – Festival Literasi Pangkep 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pangkep, Drs. H. Abdul Rahman Assagaf, S.I.Kom., di Kantor Dinas Perpustakaan Kabupaten Pangkep, Terminal Baru Bungoro, Kecamatan Bungoro, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya literasi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi masyarakat setempat.

Festival yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten Pangkep tersebut berlangsung dengan menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan sosial. Pelajar, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), budayawan, serta masyarakat umum turut dilibatkan untuk meramaikan agenda yang menggabungkan unsur pendidikan, kebudayaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Pembukaan festival dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, di antaranya Sekretaris Daerah Pangkep Hj. Suryani A., Kepala Dinas Perpustakaan Abbas Hasan, AP., MM., Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Pangkep Ahmad Rida Abbas, perwakilan Kejaksaan Negeri Pangkep Alif Mufti, S.H., serta Kasat Binmas Polres Pangkep AKP H. Kamal, M.M.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf menekankan bahwa literasi memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan, berkarakter, dan mampu menghadapi perkembangan zaman. Menurutnya, literasi tidak boleh dipahami sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Literasi bukan hanya soal baca-tulis. Literasi adalah cara kita membangun Pangkep yang cerdas, berbudaya, dan sejahtera,” tegas Abdul Rahman Assagaf dalam sambutannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menumbuhkan kebiasaan membaca, memperluas wawasan, serta mendorong generasi muda untuk terus belajar dan berkarya.

Salah satu daya tarik utama Festival Literasi Pangkep 2026 adalah pameran benda pusaka berupa keris dan badik kuno. Koleksi yang dipamerkan memiliki nilai sejarah dan budaya, dengan sejumlah benda disebut telah berusia puluhan hingga ratusan tahun. Pameran ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal lebih dekat peninggalan leluhur.

Melalui pameran pusaka tersebut, generasi muda diharapkan semakin memahami arti penting warisan budaya dalam perjalanan sejarah masyarakat. Pengenalan benda-benda bersejarah juga menjadi sarana edukasi agar kekayaan tradisi daerah tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Tidak hanya berfokus pada literasi dan sejarah, festival ini turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan mereka. Berbagai stan menghadirkan makanan tradisional, kerajinan tangan, serta produk kreatif yang dihasilkan masyarakat dan pelajar.

Kehadiran stan UMKM menjadi peluang untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Selain meningkatkan daya tarik festival, kegiatan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperluas pemasaran, membangun jaringan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Pangkep.

Suasana festival semakin semarak dengan pertunjukan seni dan budaya tradisional. Penampilan tersebut menjadi wadah bagi para pelaku seni untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah kepada pengunjung dari berbagai kalangan.

Perpaduan kegiatan edukasi, pameran budaya, dan pertunjukan seni menjadikan festival ini sebagai ruang pembelajaran di luar lingkungan sekolah. Masyarakat dapat memperoleh pengetahuan melalui pengalaman langsung, sementara pelajar memiliki kesempatan untuk mengenal kekayaan budaya daerah dengan cara yang menarik.

Festival Literasi Pangkep 2026 juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Pemeriksaan yang disediakan antara lain pengecekan tekanan darah dan gula darah. Layanan tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Di bidang pelayanan kebutuhan pokok, Kodim 1421/Pangkep turut menyediakan kegiatan penjualan beras murah. Program ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Festival Literasi Pangkep 2026 tidak hanya menjadi ajang peningkatan minat baca, tetapi juga sarana mempertemukan pendidikan, pelestarian budaya, pengembangan UMKM, dan pelayanan sosial. Kolaborasi berbagai unsur diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pangkep berharap penyelenggaraan festival ini dapat mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca, memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal, serta meningkatkan daya saing produk masyarakat. Dengan dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat, Festival Literasi Pangkep diharapkan menjadi momentum untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan mewujudkan Pangkep yang cerdas, berbudaya, serta sejahtera.

(Hasra)