PORTAL — Tim sepak bola putra Kota Parepare membawa tekad mempertahankan prestasi saat bertolak menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII. Berbekal pemusatan latihan dan dua laga uji coba, para pemain muda Parepare bersiap menghadapi persaingan di Grup B.
Pelepasan tim berlangsung di Lapangan Andi Makkasau, Rabu (4/11/2026), setelah seluruh pemain menuntaskan pemusatan latihan atau training center (TC) selama kurang lebih 10 hari.
Ketua Askot PSSI Parepare, Ahmad Arbi Agus, mengatakan persiapan tersebut memberikan bekal bagi tim untuk tampil maksimal. Dua pertandingan uji coba yang dijalani juga menunjukkan perkembangan positif.
“Alhamdulillah, kita sudah persiapan. Kita sudah melaksanakan TC selama kurang lebih 10 hari. Persiapan anak-anak sudah cukup matang,” ujar Arbi.
Pada Porprov kali ini, tim sepak bola Parepare dimanajeri oleh Khaldum Tjonang akrab disapa H. Dudung (putra), dan Mutmainna (putri), mengandalkan pemain muda dengan rentang tahun kelahiran 2006 hingga 2009. Diharapkan mampu melanjutkan capaian tim yang meraih medali perunggu pada Porprov 2022.
Arbi menyebut gelar juara tetap menjadi harapan. Namun, mempertahankan medali menjadi sasaran yang ingin diamankan di tengah persaingan antardaerah.
“Target kita, kalaupun misalnya kita tidak bisa juara, maksimal sekali kita mempertahankan kita punya medali di mana pada tahun 2022 kita dapat perunggu untuk Kota Parepare,” katanya.
Selain mematangkan kesiapan pemain, Askot PSSI Parepare juga berupaya memenuhi kebutuhan operasional tim. Arbi menegaskan, persoalan anggaran tidak boleh membuat tahapan persiapan maupun pelayanan kepada atlet terhambat.
Kebutuhan yang diupayakan pengurus mencakup 23 atlet sepak bola putra, 20 atlet putri, serta atlet futsal yang turut mengikuti Porprov.
Meski alokasi anggaran melalui KONI Parepare belum sepenuhnya terealisasi secara teknis, pengurus memastikan program pembinaan dan keberangkatan tim tetap berjalan.
“Kami dari PSSI berkomitmen, jangan kita selalu terkendala dengan masalah anggaran. Artinya, tahapan persiapan dan kebutuhan-kebutuhan atlet itu harus kita siapkan,” tegasnya.
Bagi Arbi, terpenuhinya kebutuhan atlet menjadi bagian penting agar para pemain dapat memusatkan perhatian pada pertandingan.
“Yang jelasnya, anak-anak bisa terlayani dengan baik dan berangkat bertanding dengan maksimal,” tambahnya.
Di fase grup, Parepare tergabung dalam Grup B bersama Kabupaten Sidrap, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Bantaeng. Persaingan tersebut menjadi ujian awal bagi skuad muda Parepare dalam memperjuangkan medali di Porprov Sulsel XVIII.

