PORTAL — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare bersama ribuan masyarakat menggelar Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang melanda Kota Parepare.
Salat Istisqa berlangsung di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Jumat pagi (4/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), jajaran Forkopimda, organisasi kemasyarakatan Islam, serta berbagai elemen masyarakat.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang hadir.
Menurutnya, Salat Istisqa tidak hanya menjadi ikhtiar memohon turunnya hujan, tetapi juga momentum untuk melakukan introspeksi diri atau muhasabah.
Tasming mengajak masyarakat memperbanyak istighfar, bertaubat, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.
“Kita menyadari bahwa manusia memiliki keterbatasan. Karena itu, selain ikhtiar melalui berbagai langkah nyata, kita juga memohon pertolongan kepada Allah SWT, Zat Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu,” ungkapnya.
“Mari kita perbanyak doa, perbaiki hubungan dengan sesama, dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan yang diamanahkan kepada kita,” tambah Tasming.
Sholat Istisqa dipimpin Al-Ustadz H. Sudirman Semma sebagai imam, sementara khutbah disampaikan Ketua MUI Kota Parepare, Prof. Dr. K.H. Hannani.
Dalam khutbahnya, Hannani mengajak jamaah melakukan introspeksi diri, memperbanyak istighfar, bertaubat kepada Allah SWT, serta meningkatkan amal kebajikan.
Pesan tersebut dikuatkan melalui Surah Nuh ayat 10–12 tentang seruan Nabi Nuh AS kepada kaumnya agar memohon ampun kepada Allah SWT.
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah kondisi kekeringan, masyarakat tidak hanya melakukan ikhtiar secara lahiriah, tetapi juga memperkuat ikhtiar batin melalui doa, istighfar dan taubat.
“Perbanyak istighfar, kembali kepada Allah SWT dan perbaiki hubungan kita dengan sesama. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan rahmat-Nya dan menurunkan hujan yang membawa manfaat,” pesan dalam khutbah tersebut.
Salat Istisqa turut dihadiri Wakil Wali Kota Parepare Hermanto Pasennangi, jajaran Forkopimda dan Forkopimda Plus, Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan, Dandenpom, Danyon Brimob, Kepala Kantor Kementerian Agama, Rektor IAIN, serta Sekretaris Daerah Kota Parepare Amarun Agung Hamka.
Hadir pula para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, staf ahli, pimpinan OPD, camat, lurah, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam se-Kota Parepare.
