Polisi Ingatkan Waspada Calo di Pelabuhan Parepare

PORTAL — Kepolisian meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik percaloan di kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare.

Sejumlah spanduk imbauan dipasang di titik strategis untuk mengingatkan penumpang agar terhindar dari penipuan, pungutan tidak resmi, maupun praktik lain yang berpotensi menimbulkan kerugian.

Spanduk imbauan tersebut dipasang mulai dari pintu masuk, terminal kedatangan, terminal pemberangkatan, hingga pintu keluar Pelabuhan Nusantara Parepare.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Parepare, IPTU Suardi, mengatakan masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan bantuan di luar mekanisme pelayanan resmi.

“Masyarakat kami imbau menggunakan jalur pelayanan resmi dan tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan bantuan di luar prosedur. Jika menemukan dugaan percaloan, segera laporkan kepada petugas,” kata Suardi, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, kewaspadaan pengguna jasa menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit ruang terjadinya penipuan maupun pungutan tidak resmi di kawasan pelabuhan.

Penumpang juga diminta tidak sembarangan menyerahkan uang maupun dokumen perjalanan kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan. Sebab, praktik percaloan berpotensi membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan di luar ketentuan resmi.

Untuk mendapatkan informasi mengenai tiket, jadwal keberangkatan maupun pelayanan lainnya, masyarakat dianjurkan berkomunikasi langsung dengan petugas resmi di kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare.

Polisi juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan pihak yang menawarkan layanan secara mencurigakan, meminta pembayaran di luar ketentuan, maupun mengaku sebagai petugas tanpa kewenangan yang jelas.

Pemasangan spanduk imbauan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi peringatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran pengguna jasa untuk ikut mengawasi potensi praktik percaloan.

Upaya itu sekaligus menjadi bagian dalam mendorong terciptanya pelayanan Pelabuhan Nusantara Parepare yang lebih tertib dan transparan.

Polisi mengingatkan masyarakat untuk tidak tergoda menggunakan jalan pintas dalam memperoleh pelayanan. Jika membutuhkan informasi atau bantuan, penumpang diminta langsung mendatangi petugas resmi yang berada di kawasan pelabuhan.