PORTAL — Pemerintah Kecamatan se-Kota Parepare menggelar Forum Perangkat Daerah Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, di Aula Kantor Kecamatan Ujung, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan.
Forum dibuka secara resmi oleh Camat Bacukiki Barat, Ardiansyah Arifuddin, yang mewakili kecamatan se-Kota Parepare.
Turut hadir Camat se-Kota Parepare, Forum Komunikasi Pimpinan Tingkat Kecamatan Ujung, Tim Bappeda Kota Parepare yang dipimpin Kabid Sosial Budaya Syarifullah, para lurah, Ketua LPMK, Kabag Kesra, perwakilan SKPD, Kepala UPTD Puskesmas, para kasubag keuangan dan program SKPD, hingga perwakilan penyandang disabilitas.
Kasubag Keuangan dan Program Kecamatan Bacukiki Barat, St. Nurhawa Machmud, menjelaskan, penyusunan Renja 2027 mengacu pada tema pembangunan Kota Parepare tahun 2027 yakni “Akselerasi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Infrastruktur dan Digitalisasi Pelayanan Publik serta Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas dan Inklusif.”
“Renja 2027 diharapkan menjadi instrumen pembangunan yang konsisten, terarah dan selaras dengan visi misi serta program prioritas Wali Kota Parepare menuju Parepare Terbaik, sejahtera dan maju,” ujarnya.
Dalam forum tersebut ditegaskan, penyusunan Renja 2027 tetap memperhatikan usulan prioritas kelurahan yang telah diajukan melalui Musrenbang kelurahan dan kecamatan, serta diverifikasi melalui aplikasi SIPD-RI.
Usulan tersebut terbagi dalam dua kelompok, yakni usulan sektoral yang dibiayai melalui anggaran SKPD dan usulan kewilayahan yang bersumber dari dana kelurahan.
Adapun garis besar rumusan anggaran masing-masing kecamatan tahun 2027 dipaparkan sebagai berikut:
Kecamatan Bacukiki Barat sebesar Rp10.986.110.214, terdiri dari 4 program, 11 kegiatan dan 33 sub kegiatan.
Kecamatan Ujung sebesar Rp11.974.920.660, terdiri dari 4 program, 11 kegiatan dan 33 sub kegiatan.
Kecamatan Soreang sebesar Rp11.423.373.008, terdiri dari 4 program, 11 kegiatan dan 33 sub kegiatan.
Di akhir kegiatan, forum dilanjutkan dengan diskusi dan sharing perencanaan pembangunan, khususnya terhadap usulan yang bersifat mendesak dan menjadi prioritas masyarakat.
