PORTAL — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun dan XX Tahun kepada tiga petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare sebagai penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya.
Penganugerahan tanda kehormatan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan kenaikan pangkat pengabdian yang digelar Lapas Kelas IIA Parepare, Senin (24/8/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum pemberian apresiasi kepada para pegawai yang telah menunjukkan loyalitas, integritas, serta dedikasi selama menjalankan tugas di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, menjadi salah satu penerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun dari Presiden RI atas pengabdiannya selama 30 tahun.
Sementara itu, dua petugas Lapas Parepare, yakni Nur Alim Syah, S.H. dan Abdi Lesmana, menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun atas pengabdian selama 20 tahun.
Selain penganugerahan Satyalancana Karya Satya, pegawai Lapas Parepare, Mansyur, S.H., juga memperoleh kenaikan pangkat pengabdian ke golongan IV/a.
Kenaikan pangkat tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas masa kerja, dedikasi, dan pengabdiannya sebagai bagian dari jajaran pemasyarakatan.
Penyerahan kenaikan pangkat pengabdian dan tanda jasa kepada para penerima dilakukan oleh Kalapas Parepare, Marten. Prosesi tersebut disaksikan jajaran pegawai Lapas Kelas IIA Parepare serta pihak terkait.
Marten mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi negara terhadap pegawai yang telah memberikan pengabdian panjang dan menunjukkan dedikasi dalam menjalankan tugas.
“Penghargaan ini menjadi suatu kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Masa kerja yang panjang harus diiringi dengan komitmen untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujar Marten.
Menurutnya, penghargaan yang diterima juga diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Lapas Parepare untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran. Teruslah bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga loyalitas dan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” katanya.
Marten juga menyampaikan apresiasi kepada para pegawai yang menerima tanda kehormatan maupun kenaikan pangkat pengabdian. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi dan komitmen dalam menjalankan tugas selama bertahun-tahun.
“Setiap pengabdian tentu memiliki nilai. Apa yang diraih hari ini diharapkan menjadi teladan bagi pegawai lainnya agar terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi positif bagi organisasi,” tambahnya.
Melalui momentum kenaikan pangkat pengabdian dan penganugerahan tanda kehormatan tersebut, Lapas Kelas IIA Parepare terus mendorong seluruh pegawai untuk mempertahankan profesionalisme serta memberikan kontribusi terbaik dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
