PORTAL — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare turut ambil bagian dalam Kompetisi Kebugaran Antar Kementerian/Lembaga Tahun 2026 yang digelar Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kantor Lapas Parepare ini melibatkan seluruh jajaran staf dan pegawai sebagai upaya meningkatkan kebugaran fisik sekaligus membudayakan pola hidup sehat di lingkungan kerja.
Kompetisi diawali dengan arahan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Amri, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib).
Dalam arahannya, Amri mengajak seluruh pegawai berpartisipasi aktif dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh.
“Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk terus menjaga kebugaran dan menerapkan pola hidup sehat. Kondisi fisik yang prima sangat penting dalam menunjang pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemasyarakatan,” ujar Amri.
Kompetisi kebugaran tersebut dilaksanakan melalui aktivitas lari dan jalan kaki dengan target jarak tempuh 1,6 kilometer.
Para peserta mengikuti rute yang telah ditentukan dengan mengelilingi kawasan Kantor Lapas Parepare hingga mencapai target jarak yang ditetapkan.
Menariknya, seluruh aktivitas fisik peserta dicatat dan disinkronkan melalui aplikasi SATUSEHAT sebagai sarana dokumentasi sekaligus pemantauan capaian kebugaran selama kompetisi berlangsung.
Amri berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu mendorong seluruh pegawai untuk membiasakan aktivitas olahraga secara rutin.
Menurutnya, kebugaran jasmani menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, kedisiplinan, serta kesiapan pegawai menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.
Melalui partisipasi dalam Kompetisi Kebugaran Antar Kementerian/Lembaga 2026, Lapas Parepare menegaskan komitmennya mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan aparatur pemasyarakatan.
