PORTAL — Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (YLP2EM) selaku mitra BaKTI dalam Program INKLUSI menggelar kegiatan Penguatan Kelompok Konstituen (KK) terkait perubahan iklim (climate change) di salah satu kafe lokal di Kota Parepare, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Lurah Lapadde, Rahmat, didampingi Koordinator Program INKLUSI YLP2EM, Abd Samad Syam. Turut hadir staf kelurahan, LPMK, unsur TNI-Polri, perwakilan ketua RW/RT, Kelompok Konstituen, kelompok rentan, serta Tim INKLUSI.
Dalam sambutannya, Lurah Lapadde, Rahmat, mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan serius sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayah kelurahan.
Rahmat mengungkapkan, banjir menjadi salah satu ancaman bencana yang selama ini dihadapi masyarakat Kelurahan Lapadde. Bahkan, bencana banjir yang pernah terjadi sebelumnya telah menimbulkan korban jiwa.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah kelurahan untuk memperkuat langkah antisipasi, termasuk membentuk tim tanggap bencana di tingkat kelurahan.
“Kita perlu membentuk tim di tingkat kelurahan agar ketika terjadi bencana, sudah ada kesiapan dan langkah penanganan yang dapat dilakukan,” ujar Rahmat.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perubahan iklim, tetapi juga menghasilkan langkah konkret yang dapat diterapkan untuk mengurangi risiko bencana.
Sementara itu, Koordinator Program INKLUSI YLP2EM, Abd Samad Syam, menjelaskan bahwa Program INKLUSI-BaKTI turut mengintegrasikan agenda mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui penguatan kapasitas Kelompok Konstituen.
Menurutnya, YLP2EM mendorong kelompok masyarakat agar mampu berperan aktif dalam mengadvokasi kebijakan dan program pemerintah kelurahan, khususnya yang berkaitan dengan pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim.
“Dari 15 Kelompok Konstituen yang didampingi, terdapat dua kelompok yang dijadikan model advokasi, yakni KK Srikandi Lapadde dan KK Masagenae Lumpue,” jelasnya.

