SMAN 2 Pinrang Gelar English Camp 2026, Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

PORTAL — Dalam rangka mendukung program prioritas Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, di bidang pendidikan khususnya penguatan bahasa asing, SMAN 2 Pinrang sukses menyelenggarakan English Camp 2026 pada Sabtu–Minggu, 2–3 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di pekarangan sekolah ini diikuti oleh sekitar 150 peserta dari perwakilan siswa kelas X dan XI. Pelaksanaan kegiatan dikoordinir oleh Ketua English Meeting Club (EMC), Nursyam Sabila Damayanti, bekerja sama dengan mahasiswa IAIN Parepare melalui organisasi LIBAM (Lintasan Imajinasi Bahasa Mahasiswa) yang diketuai Dzakwan Mubarak.

English Camp 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Muh. Sapri, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya praktik langsung dalam penguasaan bahasa Inggris.

“Bahasa Inggris tidak bisa dikuasai hanya dengan hafalan di kelas. Anak-anak harus berani praktik, salah itu biasa. Lewat camp ini kita ciptakan lingkungan imersif agar mereka percaya diri bicara dan berpikir langsung menggunakan Bahasa Inggris,” ujarnya saat membuka kegiatan, Sabtu (2/5/2026).

Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai aktivitas fun learning seperti vocabulary games, debate battle, storytelling, public speaking, hingga outbound with English instruction. Seluruh rangkaian kegiatan menerapkan aturan English Zone, di mana peserta diwajibkan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara guru mata pelajaran Bahasa Inggris, pembina ekstrakurikuler English Meeting Club (EMC), OSIS, serta sejumlah ekstrakurikuler pendukung. Selain itu, mahasiswa pegiat bahasa Inggris turut berperan sebagai fasilitator dan speaking partner.

Kepala SMAN 2 Pinrang, Abdul Wahid Nara, berharap program English Camp ini dapat menjadi agenda berkelanjutan dalam upaya membekali siswa dengan kompetensi global, khususnya dalam penguasaan bahasa asing.

Kegiatan ditutup dengan campfire dan English performance yang ditampilkan para peserta pada Minggu (3/5/2026), sebagai bentuk implementasi kemampuan bahasa Inggris yang telah diasah selama kegiatan berlangsung.