SMP Negeri 4 Pangkajene Gelar Kerja Bakti Rutin, Ciptakan Lingkungan Sekolah Bersih dan Sehat

 

PANGKEP – SMP Negeri 4 Pangkajene menggelar kegiatan kerja bakti bersih-bersih di lingkungan sekolah, Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, pada Selasa, 5 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehat, dan indah bagi seluruh warga sekolah.

Kerja bakti itu melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa-siswi, para guru, staf tata usaha hingga para Wakil Kepala Sekolah yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan bersih-bersih dipimpin langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 4 Pangkajene, M .Umar AS.S,pd. M,pd bersama jajaran guru dan staf sekolah.

Adapun area yang dibersihkan meliputi pekarangan sekolah, halaman utama, taman sekolah hingga bagian luar dan pinggiran lingkungan sekolah.

Para siswa tampak antusias membawa perlengkapan kebersihan seperti sapu, cangkul, pengki, dan kantong sampah untuk membersihkan area sekolah secara bersama-sama.

Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Para guru juga aktif mendampingi siswa agar kegiatan berjalan tertib dan aman.

Kepala UPT SMP Negeri 4 Pangkajene, M. Umar AS mengatakan bahwa kerja bakti tersebut merupakan program rutin sekolah yang dilaksanakan setiap hari Selasa.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman demi mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik.

Ia menilai lingkungan sekolah yang bersih dapat meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus memberikan kenyamanan bagi para guru dalam melaksanakan aktivitas pendidikan.

“Para siswa yang didampingi oleh para guru dan staf tata usaha serta perwakilan kepala sekolah sangat antusias dan bersemangat melaksanakan kerja bakti bersih-bersih ini,” ujarnya.

M Umar AS juga mengapresiasi semangat seluruh warga sekolah yang terus menjaga budaya gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Menurutnya, kegiatan kerja bakti tidak hanya sebatas membersihkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat membentuk kebiasaan positif dan kesadaran para siswa untuk selalu menjaga kebersihan, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

“Semoga kegiatan seperti ini menjadi tabiat dan kebiasaan menjaga kebersihan sehingga tidak membiarkan sampah berserakan dan segera mengatasinya,” harapnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan serta sejalan dengan harapan pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep agar budaya hidup bersih terus diterapkan di lingkungan pendidikan. (Hasra)