PORTAL — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare menggelar Gerakan Serentak Tracing Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis bagi petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Parepare, Puskesmas Lompo’e, serta Tim Radiologi RSUD Andi Makkasau.
Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk memperkuat upaya deteksi dini sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Tracing TBC dan pemeriksaan kesehatan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Agustus 2026. Setiap harinya ditargetkan sebanyak 100 petugas dan WBP menjalani pemeriksaan atau total mencapai 300 orang selama kegiatan berlangsung.
Rangkaian pemeriksaan meliputi screening gejala TBC, cek kesehatan gratis, pemeriksaan radiologi, edukasi pencegahan TBC, hingga tindak lanjut terhadap peserta yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Screening dilakukan untuk mendeteksi sejak dini adanya gejala yang mengarah pada TBC. Sementara pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta secara umum.
Tim Radiologi RSUD Andi Makkasau turut dilibatkan untuk mendukung proses deteksi dini, terutama terhadap peserta yang berdasarkan hasil screening awal membutuhkan pemeriksaan lanjutan.
Selain menjalani pemeriksaan, petugas dan WBP mendapatkan edukasi dari tenaga kesehatan mengenai pencegahan penularan TBC, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.
Kepala Puskesmas Lompo’e, Ns. Haerul, S.ST., M.Biomed., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu menemukan kasus TBC sedini mungkin sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
“Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman petugas dan warga binaan mengenai cara mencegah penularan TBC serta pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat. Apabila dari hasil screening ditemukan kondisi yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, akan dilakukan tindak lanjut sesuai kebutuhan,” ujar Haerul.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Parepare mengapresiasi dukungan Dinas Kesehatan Kota Parepare, Puskesmas Lompo’e, dan RSUD Andi Makkasau dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada petugas maupun warga binaan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas Parepare berjalan optimal.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap kesehatan petugas dan warga binaan. Kegiatan ini tidak hanya melakukan screening dan pemeriksaan, tetapi juga memberikan edukasi serta memastikan adanya tindak lanjut apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan,” ujar Kalapas.
Ia menegaskan, sinergi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas Lompo’e, dan RSUD Andi Makkasau akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat.
Melalui Gerakan Serentak Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis ini, Lapas Parepare berharap deteksi dini, pencegahan, dan penanganan penyakit dapat semakin optimal sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung proses pembinaan WBP.
