PORTAL — Perkembangan harga kebutuhan pokok periode 16–24 Februari 2026 menunjukkan kondisi relatif stabil. Dari 14 komoditi yang dipantau, tidak ada yang mengalami kenaikan harga, sementara satu komoditi tercatat mengalami penurunan.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Andi Wisna, menjelaskan berdasarkan laporan analisa perkembangan harga per 24 Februari 2026.
“Komoditi yang mengalami penurunan adalah cabe rawit merah. Harga cabe rawit yang sebelumnya sempat berada di angka Rp70.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp66.700 per kilogram atau mengalami penurunan sekitar 4,7 persen,” katanya.
Sementara itu, sejumlah komoditi lainnya terpantau stabil. Minyak goreng curah (Sputnik) bertahan di harga Rp18.900 per liter. Telur ayam ras berada di angka Rp32.300 per kilogram, dan daging ayam broiler tetap Rp30.000 per kilogram.
Harga bawang merah dan bawang putih Honan masing-masing masih di angka Rp35.000 dan Rp40.000 per kilogram. Daging sapi paha belakang juga tidak mengalami perubahan, tetap di harga Rp130.000 per kilogram.
Untuk komoditi beras, varietas medium stabil di harga Rp13.500 per kilogram, sedangkan varietas premium bertahan di Rp15.200 per kilogram. Komoditi lainnya seperti ikan cakalang, ikan layang, dan tomat juga tidak mengalami perubahan harga.
Secara keseluruhan, dari 14 komoditi yang dianalisis, tidak terdapat kenaikan harga dan hanya satu komoditi yang mengalami penurunan.
“Turunnya harga cabe rawit merah dipengaruhi oleh stok yang melimpah di pasaran, sementara permintaan masyarakat cenderung menurun,” ungkap Andi Wisna.
