Kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang mengangkat tema kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, dan penanggulangan stunting dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026 di UPT SMAN 2 Pangkep. Program ini diselenggarakan oleh KUA Kecamatan Segeri sebagai bagian dari pembinaan generasi muda sesuai program Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kegiatan edukasi tersebut berlangsung dengan melibatkan para siswa sebagai peserta utama. Melalui kegiatan ini, para remaja diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah agar mampu merencanakan masa depan secara lebih matang dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan BRUS dilakukan di lingkungan sekolah dengan suasana edukatif dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi materi yang disampaikan oleh para narasumber dari berbagai instansi terkait.
Kepala Puskesmas Kecamatan Segeri dalam penyampaiannya menjelaskan pentingnya pengetahuan kesehatan reproduksi bagi remaja. Menurutnya, pemahaman yang benar akan membantu siswa dalam menjaga diri serta menghindari berbagai risiko kesehatan.
Ia juga menegaskan bahwa pernikahan usia dini dapat berdampak pada kondisi fisik maupun psikologis remaja. Selain itu, kehamilan pada usia yang terlalu muda memiliki potensi risiko tinggi terhadap keselamatan ibu dan bayi.
Sementara itu, pemateri dari BKKBN Kecamatan Segeri menyampaikan bahwa generasi muda saat ini masih menghadapi tantangan serius terkait masalah stunting. Oleh karena itu diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan.
Dijelaskan pula bahwa stunting bukan hanya berkaitan dengan tinggi badan anak, tetapi juga mempengaruhi perkembangan otak dan kemampuan belajar. Kondisi tersebut bahkan dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Melalui kegiatan sosialisasi seperti BRUS, para remaja diharapkan dapat memahami pentingnya gizi seimbang dan kesehatan sebelum memasuki usia pernikahan. Edukasi sejak dini menjadi salah satu langkah efektif dalam mencegah stunting.
Kepala KUA Kecamatan Segeri, H. Aminullah S.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda. Ia berharap para siswa memiliki kesiapan mental, fisik dan spiritual sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.
Plt Kepala UPT SMAN 2 Pangkep, St. Rahmah, S.Pd., M.Pd mengungkapkan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan tambahan di luar pembelajaran akademik.
Ia menilai program BRUS menjadi sarana penting dalam membentuk karakter siswa agar lebih memahami aspek kesehatan, sosial, serta perencanaan kehidupan keluarga di masa depan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pengawas sekolah Hj. Fatmawati, S.H., M.Pd. Dengan terselenggaranya kegiatan BRUS ini diharapkan para siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan mampu merencanakan masa depan secara lebih baik. (Hasra)
