Jumat Curhat Polsek KPN, Warga Keluhkan Debu Bongkar Muat Pelabuhan

PORTAL — Aktivitas bongkar muat di kawasan pelabuhan menjadi salah satu keluhan warga saat kegiatan Jumat Curhat Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Parepare, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pelabuhan, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare itu dipimpin Kanit Samapta Polsek KPN, Ipda Harjuna.

Jumat Curhat menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat, khususnya untuk menyampaikan berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk pelayanan publik di kawasan pesisir dan pelabuhan.

Ipda Harjuna mengatakan, Jumat Curhat merupakan salah satu upaya Polri untuk hadir lebih dekat sekaligus mendengarkan secara langsung keluhan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada bapak ibu yang sudah meluangkan waktu hadir pagi ini. Tujuan kami satu, ingin mendengar langsung apa keluh kesah bapak ibu terkait keamanan maupun pelayanan kami di Polsek KPN. Jangan sungkan sampaikan. Karena dari sinilah kami belajar untuk memperbaiki kinerja,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Harjuna turut menyampaikan tiga pilar yang menjadi arahan Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, yakni Polri yang bermoral, berintegritas, dan bermasyarakat.

Menurutnya, personel kepolisian dituntut menjunjung tinggi nilai agama, etika dan moral, serta bekerja secara jujur, adil, transparan dan konsisten sesuai aturan.

Selain itu, polisi diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu hadir memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi.

Harjuna juga menyampaikan arahan untuk mengintensifkan patroli Blue Light di wilayah hukum Polres Parepare. Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan potensi kriminalitas sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.

Salah satu persoalan yang mencuat dalam sesi dialog datang dari Musdiana, warga RT 002. Ia mengeluhkan debu akibat aktivitas kendaraan dan bongkar muat di kawasan pelabuhan yang berdampak terhadap rumah warga.

“Pak, terkait kegiatan pelabuhan bongkar muat dengan truk di depan rumah kami. Debunya luar biasa, Pak. Sekiranya sebelum kegiatan dimulai, bisa tidak jalanannya disiram dulu? Biar mengurangi polusi udara dan debu,” ungkap Musdiana.

Menanggapi keluhan tersebut, Harjuna mengatakan Polsek KPN telah melakukan koordinasi dengan pihak Pelindo terkait penyiraman jalan sebelum aktivitas bongkar muat berlangsung.

Menurutnya, pihak Pelindo menyampaikan bahwa penyiraman jalan tetap dilakukan sebelum kegiatan bongkar muat barang curah maupun kontainer.

“Kami akan terus sampaikan agar penyiraman di Pelabuhan Cappa Ujung dilakukan rutin,” katanya.

Polsek KPN, lanjut Harjuna, akan terus mengawal keluhan tersebut karena debu dari aktivitas pelabuhan berkaitan langsung dengan kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar.

“Kami akan terus kawal ini. Karena ini menyangkut kesehatan warga. Kami tidak ingin aktivitas ekonomi pelabuhan berjalan, tapi warga yang dirugikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek KPN Parepare Iptu Suardi mengatakan Jumat Curhat akan terus dilaksanakan secara bergilir di sejumlah wilayah binaan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat.

“Ini perintah pimpinan dan juga kebutuhan masyarakat. Kami akan terus hadir, mendengar, dan melayani. Karena Polri yang baik adalah Polri yang dicintai rakyatnya,” tutup Suardi.