PORTAL — Kapolsek Ujung Polres Parepare, AKP Sukri Abdullah, mengingatkan warga agar mewaspadai kebakaran lahan dan rumah saat menghadiri Jumat Curhat di kediaman Ketua RW 3 Lapadde, Saharuddin, Jalan Jenderal Sudirman, Parepare.
Pertemuan dengan pendekatan tudang sipulung tersebut dihadiri warga RW 3 dan mahasiswa KKN Universitas Negeri Makassar (UNM). Kapolsek didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu Mustaming Endang dan Aiptu Erwin.
Di hadapan warga, Sukri mengingatkan bahwa angin kencang dapat mempercepat penyebaran api. Karena itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan yang berpotensi memicu kebakaran.
Ia juga menyampaikan pentingnya mengantisipasi dampak El Nino, seperti kemarau panjang, kekeringan, gagal panen, dan kekurangan air bersih. Menurutnya, tekanan akibat kondisi tersebut juga berpotensi meningkatkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk pencurian.
Dalam sesi dialog, Darwis, warga RT 2 RW 3 Lapadde, mengeluhkan daun kering dari pohon jati di sebuah lahan dekat permukiman. Daun yang berguguran setiap hari disebut memenuhi rumah warga dan berserakan di lingkungan sekitar.
Darwis khawatir tumpukan daun kering tersebut dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran. Ia meminta bantuan polisi untuk menyampaikan persoalan itu kepada pemilik lahan.
Menanggapi keluhan tersebut, Sukri meminta Aiptu Mustaming Endang menindaklanjutinya dengan menemui pemilik lahan yang tinggal di Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Keluhan lain disampaikan Ali, warga RW 3, mengenai pengendara sepeda motor yang kerap menerobos rambu larangan masuk di Jalan Kasuari untuk memintas menuju Jalan Ahmad Yani.
“Jalan Kasuari itu, Pak, ada larangan masuk, tetapi diterobos juga oleh pemotor yang ingin memintas ke Ahmad Yani. Ini kerap membuat pertemuan arus antara pemotor dan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” kata Ali.
Sukri mengakui persoalan di Jalan Kasuari juga telah disampaikan warga dalam beberapa kegiatan Jumat Curhat sebelumnya. Ia memastikan masukan tersebut menjadi perhatian kepolisian.
“Masukan soal di Kasuari ini kami terima di beberapa Jumat Curhat sebelumnya. Ini akan jadi perhatian kami. Terima kasih atas masukan dan infonya,” ujar Sukri.
Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan persoalan lingkungan dan keamanan secara langsung kepada polisi. Bagi mahasiswa KKN UNM, kegiatan ini juga menjadi kesempatan mengenal peran kepolisian dalam melayani dan mengayomi masyarakat.
