Pangkep – SMA Negeri 2 Pangkajene dan Kepulauan mengadakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Bumi di lingkungan dan sekitar sekolah Kelurahan Segeri, Kecamatan Segeri pada Jumat, 24 April 2026.
Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Sekolah UPT SMA Negeri 2 Pangkep St Rahmah, S.Pd., M.Pd., bersama Wakasek Kesiswaan, pembina OSIS dan pembina ISPALA ini merupakan program kerja OSIS yang bekerja sama dengan ISPALA serta melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan hingga peserta didik.
Kepala UPT SMA Negeri 2 Pangkep, St Rahmah, menyampaikan salam sejahtera untuk semua, salam pendidikan dan salam bumi.
“Kita berkumpul di halaman sekolah tercinta ini dalam rangka memperingati Hari Bumi 22 April, yang kita wujudkan dengan aksi nyata melalui kegiatan penanaman pohon,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tema Hari Bumi tahun ini, “Planet vs Plastik,” menjadi pengingat bahwa krisis lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. SMAN 2 Pangkep sebagai lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik.
“Sebagai sekolah, tugas kita bukan hanya sebagai tempat transfer ilmu dan mencetak siswa berprestasi, tetapi juga sebagai tempat pembentukan karakter yang peduli terhadap lingkungan,” tegasnya.
Ia juga menguraikan bahwa satu pohon dewasa mampu menghasilkan oksigen untuk dua orang, menyerap sekitar 22 kilogram karbon dioksida per tahun, serta membantu mencegah banjir. Hal ini menjadi pembelajaran kontekstual bahwa menjaga alam adalah bagian dari tanggung jawab bersama sebagai warga negara.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Saya meminta kepada seluruh OSIS, Pramuka, dan wali kelas agar memastikan pohon yang ditanam hari ini dirawat dan dipantau pertumbuhannya. Ini akan menjadi bagian dari proyek Profil Pelajar Pancasila,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk memulai dari hal kecil seperti disiplin membuang sampah, bijak menggunakan plastik, serta hemat energi. Menurutnya, Sekolah Adiwiyata bukan hanya sekadar gelar, tetapi budaya yang harus diterapkan bersama.
“Penanaman pohon ini diharapkan menjadi agenda rutin dan tradisi baik di SMAN 2 Pangkep. Semoga suatu saat nanti para alumni dapat kembali dan melihat pohon-pohon yang tumbuh rindang sebagai bukti bahwa sekolah ini telah menanamkan kepedulian terhadap masa depan,” harapnya. (Hasra)
