Pelayanan KB MKJP di Parepare Sambut HUT IBI ke-75

PORTAL — Pemerintah Kota Parepare menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Anjungan Cempae, Rabu, 13 Mei 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bidan Internasional sekaligus menyongsong HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 yang jatuh pada 21 Juni mendatang.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Bidan Kuat, Keluarga Sehat, Bangsa Hebat” dan dibuka oleh Wali Kota Parepare yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Noldy Yoseph Rengkuan.

Ketua Panitia, Adriani Idrus selaku Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Parepare, mengatakan pelayanan MKJP mendapat antusias masyarakat.

Menurutnya, metode kontrasepsi Implant menjadi yang paling banyak diminati dibandingkan metode lainnya seperti IUD maupun MOW (Metode Operasi Wanita).

Selain itu, Adriani juga mengimbau para suami untuk turut berpartisipasi dalam program KB melalui MOP atau vasektomi.

“KB bukan hanya soal mengatur jarak kelahiran, tetapi upaya mewujudkan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera. Dengan keluarga yang sehat, anak-anak dapat tumbuh optimal karena orang tua mampu memberikan pengasuhan terbaik,” ujarnya.

Tim Penggerak PKK Kota Parepare yang diwakili Kasna selaku Sekretaris Pokja IV PKK, sekaligus Sekretaris Dinas Kesehatan dan Majelis Pertimbangan Etik Bidan (MPEB), turut hadir memantau langsung pelayanan KB tersebut.

Kasna menyampaikan apresiasi kepada Plt Kepala Dinas PPKB Adriani Idrus dan Ketua IBI Cabang Parepare, Kurnia Basrah, bersama seluruh jajaran yang dinilai sukses menghadirkan pelayanan KB yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi antara bidan, PLKB, PKK, dan pemerintah daerah dalam mendukung program Bangga Kencana serta upaya percepatan penurunan stunting di Kota Parepare.

“Peran bidan sangat strategis sebagai garda terdepan pelayanan KB yang berkualitas, ramah, dan mudah dijangkau masyarakat. Pemerintah juga telah menyiapkan pembiayaan melalui Program JKN,” katanya.

Kasna menambahkan, PKK melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) terus bergerak melakukan edukasi dan pendampingan agar tidak ada pasangan usia subur maupun ibu yang tertinggal dari pelayanan kesehatan dan KB.

Ia berharap momentum Hari Bidan Internasional dan HUT IBI ke-75 semakin memperkuat sinergi antara PKK, IBI, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan bebas stunting.

“Selamat Hari Bidan Internasional dan selamat menyongsong HUT IBI ke-75. Semoga bidan Indonesia semakin profesional, jaya, dan terus dicintai masyarakat,” tutupnya.