PORTAL – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program kerja berupa demonstrasi rancang bangun sistem pompa otomatis untuk penyiraman tanaman bawang merah sebagai upaya memperkenalkan teknologi tepat guna kepada masyarakat, khususnya petani bawang merah.
Kegiatan yang berlangsung di Bonto Daeng tersebut dihadiri aparat desa, kelompok tani, serta masyarakat setempat. Dalam demonstrasi itu, mahasiswa KKN memperagakan cara kerja sistem pompa otomatis yang dirancang untuk melakukan penyiraman tanaman berdasarkan tingkat kelembapan tanah.
Kepala Desa, Rahman, menjelaskan bahwa alat tersebut dikembangkan sebagai solusi atas kendala penyiraman yang masih banyak dilakukan secara manual. Dengan memanfaatkan sensor kelembapan tanah dan sistem kontrol otomatis, pompa akan menyala ketika kondisi tanah kering dan berhenti secara otomatis saat tingkat kelembapan telah mencapai batas yang ditentukan.
“Melalui teknologi ini, proses penyiraman dapat dilakukan lebih efektif dan efisien sehingga membantu petani menghemat waktu, tenaga, dan penggunaan air,” ujarnya.
Demonstrasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan kelompok tani. Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait cara kerja alat, proses pemasangan, hingga tahapan pembuatannya.
Mahasiswa KKN berharap inovasi sederhana yang diperkenalkan dapat menjadi referensi bagi petani dalam memanfaatkan teknologi di sektor pertanian. Selain itu, penerapan sistem pompa otomatis diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas budidaya bawang merah sekaligus mendorong terciptanya sistem pertanian yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN juga berupaya menjembatani pemanfaatan teknologi tepat guna di tingkat masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian di wilayah Bonto Daeng.
