Staf Ahli Menteri Tinjau Lapas Parepare

PORTAL — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare menerima kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Hubungan Antar Lembaga, Anggiat Napitupulu, Selasa (4/8).

Kunjungan tersebut bertujuan meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana serta kualitas penyelenggaraan layanan di lingkungan Lapas Parepare.

Dalam kunjungan itu, Anggiat Napitupulu didampingi Tenaga Ahli Menteri, Yan Sutra I dan Eding Sungkana, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi.

Rombongan disambut dan didampingi langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, bersama jajaran.

Rombongan meninjau sejumlah fasilitas yang ada di dalam lapas, mulai dari ruang layanan terpadu, dapur, Klinik Pratama Pengayoman, blok hunian warga binaan, area pembinaan, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi sarana dan prasarana serta kualitas pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Dalam arahannya, Anggiat Napitupulu mengapresiasi berbagai capaian yang telah ditunjukkan Lapas Parepare.

Menurutnya, kondisi lapas saat ini menunjukkan perkembangan yang baik, baik dari sisi kebersihan, penataan fasilitas maupun pelaksanaan layanan.

“Secara umum kondisi Lapas Parepare sudah baik dan menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan,” ujarnya.

“Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi agar kualitas pelayanan semakin optimal. Jadikan setiap masukan sebagai motivasi untuk terus berbenah dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” tambah Anggiat.

Meski demikian, ia juga memberikan sejumlah catatan dan masukan sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan satuan kerja ke depan.

Sementara itu, Kalapas Parepare, Marten, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan yang diberikan.

Ia menegaskan seluruh masukan yang diterima akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan. Evaluasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperbaiki sarana dan prasarana, serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” kata Marten.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Lapas Kelas IIA Parepare kembali menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan guna mewujudkan layanan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, humanis, dan sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.