Pertamina Tambah Pasokan Pertalite di Sidrap dan Pinrang, Antrean Dipicu Lonjakan Kebutuhan Arus Balik

PORTAL — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menindaklanjuti dinamika antrean pengisian BBM jenis Pertalite di wilayah Kabupaten Sidrap dan Pinrang yang terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode arus balik.

Antrean kendaraan terpantau meningkat di sejumlah SPBU, dengan laju konsumsi yang lebih tinggi dari biasanya sehingga stok di titik penyaluran cepat terserap. Kondisi ini dipicu oleh peningkatan kebutuhan dalam waktu bersamaan di wilayah tersebut.

Sales Branch Manager Sulsel II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, menyampaikan bahwa Pertamina telah melakukan langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan BBM di lapangan.

“Telah terjadi peningkatan demand pada periode arus balik. Masyarakat tidak perlu khawatir, stok BBM dalam kondisi aman. Untuk mengantisipasi kebutuhan, kami telah melakukan suplai lebih awal dari Fuel Terminal Parepare sejak pukul 04.00 WITA, sehingga penyaluran dapat berjalan lebih cepat dan menghindari potensi kekosongan stok,” jelas Ridho.

Ia menambahkan bahwa distribusi terus diperkuat melalui pengaturan suplai dan monitoring intensif di seluruh SPBU, khususnya pada wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi.

Pertamina juga terus melakukan koordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, termasuk pengelolaan antrean, percepatan penyaluran, serta pengawasan operasional agar distribusi tetap tepat sasaran.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan agar distribusi BBM dapat berjalan lebih merata. Pembelian di SPBU resmi juga menjadi langkah penting untuk mendapatkan harga sesuai ketentuan serta kualitas produk yang terjamin.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa penguatan distribusi terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah Sulawesi Selatan.

“Pertamina memastikan pasokan BBM tetap tersedia dan distribusi terus dioptimalkan melalui penyesuaian suplai di lapangan. Pengawasan juga diperkuat untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan sesuai ketentuan,” ujar Lilik.

Ia juga menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi.

“Apabila masyarakat menemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran di lapangan, dapat segera melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan,” tambahnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan energi melalui penguatan distribusi, peningkatan pengawasan, serta koordinasi berkelanjutan dengan berbagai pihak guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.