Guru SMPN 5 Harumkan Nama Parepare, Raih Cerpen Bugis Terbaik I se-Sulsel

PORTAL — Prestasi membanggakan ditorehkan oleh tenaga pendidik UPTD SMP Negeri 5 Parepare. Tak hanya mengharumkan nama sekolah, namun juga kota Parepare.

Namanya Fikriyana, ia dinobatkan sebagai penerima reward Cerpen Bugis Terbaik I tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah yang digelar di BBPMP Sulsel, Jumat, 24 April 2026.

Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses seleksi ketat terhadap puluhan karya cerpen Bugis yang masuk.

Karya-karya tersebut disaring secara bertahap, mulai dari 15 besar, 10 besar, hingga akhirnya ditetapkan tiga cerpen terbaik.

Narasumber Bimtek, S. Gegge, mengungkapkan bahwa proses penilaian berlangsung tidak mudah. Banyak karya yang memiliki kualitas tinggi dan layak menjadi yang terbaik. Namun, karena keterbatasan jumlah penghargaan, hanya tiga karya yang dapat dipilih sebagai pemenang.

“Cerpen Bugis tahun ini luar biasa. Saya bahkan sempat bingung menentukan penerima hadiah karena kualitasnya sangat baik,” ungkap penulis cerpen nasional asal Sidrap ini.

Ia juga berharap capaian ini menjadi indikator kesiapan para peserta untuk berbagi praktik baik di daerah masing-masing.

Adapun karya yang berhasil meraih penghargaan adalah sebagai berikut:
1. Juara 1 cerpen Laleng Lisu karya Fikriyana (Parepare)
2. ⁠Juara II cerpen Massempe karya Suradi (Bone)
3. ⁠Juara III cerpen Masserok Dalle karya Rudianto (Luwu)

Kepala UPTD SMP Negeri 5 Parepare, Rahmaniar, S.S., S.Pd., M.Hum., Gr., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas capaian gurunya tersebut.

“Terima kasih atas dedikasi dan karya luar biasa yang telah ditunjukkan selama pelatihan. Sebagai kepala sekolah, menjadi tanggung jawab kami untuk terus menggali, menguatkan, dan memberi ruang bagi potensi terbaik yang dimiliki guru. Prestasi ini adalah bukti bahwa ketika potensi itu diberi kesempatan untuk tumbuh, maka akan lahir karya-karya hebat yang membanggakan,” ujar Niar sapaan karib Ketua Perkumpulan Pendidik Bahasa Daerah Indonesia (PPBDI) Provinsi Sulawesi Selatan ini.

Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen SMP Negeri 5 Parepare dalam mendukung pelestarian bahasa daerah melalui inovasi dan karya sastra di lingkungan pendidikan.