PORTAL –- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menggelar Seminar Program Kerja di Kantor Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal mahasiswa KKN-T Gelombang 116 untuk memaparkan sekaligus meminta saran dan masukan terkait program-program yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Kelurahan Watang Soreang.
Seminar yang berlangsung pukul 13.40 hingga 15.00 WITA itu dihadiri perwakilan Pemerintah Kelurahan Watang Soreang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), para Ketua RW dan RT, serta mahasiswa KKN-T Unhas.
Koordinator Posko KKN-T Unhas Kelurahan Watang Soreang, Recta Ratio Harminto, mengatakan seluruh program kerja yang dirancang merupakan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat setempat.
“Tujuan utama kami hadir di sini untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman sekaligus belajar langsung dari masyarakat di lapangan. Kami sangat menyadari bahwa keberhasilan program kerja ini tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, program kerja yang kami susun disesuaikan dengan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat di Kelurahan Watang Soreang,” ujarnya.
Sebagai program kerja kelompok, mahasiswa KKN-T Unhas mengusung kegiatan bertajuk “Upaya Peningkatan Kualitas Lingkungan Anjungan Cempae melalui Fasilitas Tempat Sampah dan Pemasangan Plang Peringatan”. Program tersebut difokuskan untuk menjaga kebersihan dan estetika kawasan wisata pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Selain program kelompok, terdapat enam program kerja individu yang menyasar berbagai sektor, mulai dari tata kelola pemerintahan, pemberdayaan UMKM, digitalisasi layanan publik, hingga edukasi lingkungan dan perubahan iklim.
Program-program tersebut meliputi sosialisasi penguatan partisipasi warga dalam pengawasan isu iklim dan lingkungan melalui kotak kritik dan saran di setiap rumah RW, penguatan kapasitas UMKM melalui literasi keuangan dan praktik usaha ramah lingkungan, optimalisasi website kelurahan sebagai portal informasi dan edukasi adaptasi perubahan iklim, pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair, sosialisasi SDGs 13 tentang penanganan perubahan iklim, serta edukasi lingkungan bagi anak melalui metode permainan yang efektif.
Kepala Kelurahan Watang Soreang, Reskianti, S.Sos., menyambut positif seluruh program yang dipaparkan mahasiswa KKN-T Unhas. Ia berharap program-program tersebut mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Harapan saya semoga dari apa yang nantinya adik-adik mahasiswa KKN paparkan bisa membantu beberapa permasalahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam masalah sampah yang menjadi salah satu penyebab perubahan iklim di Watang Soreang,” katanya.
Dalam sesi diskusi, salah seorang Ketua RT menekankan pentingnya dukungan tiga unsur utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, yakni aturan, solusi, dan kesadaran masyarakat. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi mahasiswa KKN dalam menjalankan program-program yang mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan.
Seluruh program kerja KKN-T Unhas Gelombang 116 akhirnya disetujui untuk dilaksanakan dengan tetap berkoordinasi bersama Pemerintah Kelurahan Watang Soreang serta menyesuaikan kondisi di lapangan.
Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa KKN-T Unhas berharap Kelurahan Watang Soreang dapat berkembang menjadi kelurahan tangguh iklim yang mandiri, adaptif, dan berwawasan lingkungan berkelanjutan di Kota Parepare.
