Mahasiswa KKN Unhas Ciptakan Inovasi Puding Tempe untuk Cegah Stunting di Parepare

PORTAL — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 menggelar pelatihan pembuatan puding tempe sebagai inovasi pangan bergizi untuk mendukung pencegahan stunting di Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang , Kota Parepare, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan ini merupakan program kerja individu Silvi Fadhilah, mahasiswa Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, yang mengusung tema KKN Gelombang 116, yakni pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal.

Pelatihan diikuti ibu-ibu peserta Posyandu bersama kader Posyandu Kelurahan Kampung Pisang. Selain mendapatkan materi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak, peserta juga diajak mempraktikkan langsung cara mengolah tempe menjadi puding yang bergizi, menarik, dan mudah dibuat di rumah.

Silvi menjelaskan, tempe dipilih sebagai bahan utama karena merupakan sumber protein nabati yang kaya zat gizi, mudah diperoleh, serta memiliki harga yang terjangkau. Melalui inovasi menjadi puding, tempe diharapkan lebih disukai anak-anak tanpa mengurangi kandungan gizinya.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan alternatif makanan selingan bergizi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan protein anak, khususnya bagi anak yang berisiko mengalami stunting,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan puding tempe. Mereka aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai teknik pengolahan, penyajian, hingga penyimpanan produk agar dapat dipraktikkan secara mandiri di rumah.

Menurut Silvi, kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan baru kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk pemberdayaan melalui edukasi yang aplikatif dan berkelanjutan.

Ia berharap inovasi pengolahan tempe menjadi puding dapat diterapkan secara rutin oleh keluarga sebagai salah satu pilihan camilan sehat bagi anak sekaligus meningkatkan konsumsi pangan lokal bernilai gizi tinggi.

Program kerja tersebut merupakan kontribusi nyata mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 dalam mendukung upaya pemerintah mempercepat penurunan angka stunting melalui edukasi gizi dan inovasi pangan berbasis potensi lokal. Sinergi antara mahasiswa, kader Posyandu, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.