Musda VI ICMI Parepare 2026 Segera Digelar, Mekanisme Pemilihan Ketua Berubah

PORTAL — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Parepare bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 dengan sejumlah perubahan mekanisme, khususnya dalam proses penjaringan calon ketua.

Ketua Panitia Musda, Ibrahim Fattah, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu usulan calon ketua dari delapan Organisasi Satuan (Orsat) dan Orda.

Kedua unsur tersebut menjadi pihak yang secara sah memiliki kewenangan untuk mengajukan kandidat ketua ICMI di tingkat daerah.

“Steering Committee, pak Nasir T, yang juga sekum ICMI ORDA Parepare sudah menyiapkan tata tertib pencalonan dan tata tertib pemilihan ketua. Mekanisme Musda VI kali ini berbeda dibandingkan lima Musda sebelumnya,” jelas Ibrahim.

Ia menjelaskan, pada periode sebelumnya penjaringan calon ketua belum melibatkan Orsat secara insitusi.

Namun pada periode ini, struktur organisasi ICMI Parepare telah berkembang dengan terbentuknya sejumlah Orsat yang tersebar di empat kecamatan serta berbasis kampus.

Beberapa Orsat yang dimaksud antara lain berasal dari lingkungan perguruan tinggi seperti IAIN, IAS, ITH BJ Habibie, dan UMPAR. Dengan demikian, sumber calon ketua kini berasal dari delapan Orsat dan Orda.

“Tidak menutup kemungkinan ada calon yang diusung bersama oleh delapan Orsat dan Orda, namun bisa juga setiap Orsat mengusung calon yang berbeda,” tambahnya.

Untuk mengefektifkan agenda Musda yang cukup padat, panitia akan mengawalinya dengan Pra Musda yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 13.30 WITA di kampus ITH BJ Habibie Parepare.

Pra Musda digelar sebagai langkah persiapan sebelum pelaksanaan Musda VI agar pada saat Musda bisa efektif. Setelah pembukaanMusda VI, agenda akan dilanjutkan dengan diskusi cendekia yang mengangkat tema “Persatuan Islam: Tinjauan Sosio Historis” yang akan dibawakan oleh Prof. KH. Ahmad Sewang.

Ibrahim berharap, Musda VI ICMI Parepare dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi semakin maju dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.